Login

POLITEKNIK ATMI

Competentia . Conscientia . Compassio

PEMBANGUNAN GEDUNG KAMPUS 3

 

PEMBANGUNAN GEDUNG KAMPUS 3

POLITEKNIK ATMI SURAKARTA

 

 

 Pembuatan cakar ayam, dan penggalian lahan untuk pondasi bangunan

Pemagaran Lokasi Bangunan

 

 Pembangunan gedung 3 ATMI merupakan sebuah keharusan. ATMI semakin lama semakin berkembang, sesuai tuntutan pemerintah dan kemajuan zaman dan teknologi. Gedung 3 ini diperuntukkan bagi program D4 dan selanjutnya progaram S2 terapan ketika Program S2 Terapan itu nanti dilaunching. Lokasi pembangunan gedung ini berada di belakang kampus 2 ATMI Intercamp, desa Blulukan, Colomadu, Karanganyar.

 Warga sekitar Kampus ATMI yang mengikuti acara Kenduren bersama panitia di ATMI ITC

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 Rm. T. Agus Sriyono SJ, Direktur ATMI Surakarta, memberikan sambutan dan penjelasan tentang pembangunan gedung Kampus 3 Politeknik ATMI Surakarta. Setelah acara doa dan sambutan dari direktur, acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan tour bengkel bagian bawah ATMI ITC. 

 

 Rm. Direktur memotong dan memberikan tumpeng kepada bapak kepala desa, Desa Blulukan, Colomadu.

Kegiatan pembanguna sudah dimulai 26 Oktober 2018, setelah mendapatkan persetujuan dari warga setempat (sempat terjadi pertemuan dua kali dengan warga sekitar) dan pejabat kelurahan sampai kabupaten. Kegiatan pembangunan ini juga sudah  mendapat ijin dari pemerintah. IMB turun pada saat pelaksanaan Mikael Day, 29 September 2018. Setelah IMB turun, panitia pembangunan segera mengurus perijinan: IPPT (Izin Peruntukan dan  Penggunaan Tanah) serta mengurus Amdal-lalin (analisis mengenai dampak lingkungan dann lalu lintas). 

 

 Pada tanggal 26 Oktober mulai dilakukan pemagaran lokasi, penggalian pondasi dan pengurukantanah. Setiap hari banyak truk yang melakukan pengurukan ke lokasi. Mohon doa dan dukungan agar kampus 3 segera jadi sehingga ATMI semakin siap menjadi partner pemerintah dalam mengobarkan api vokasi di Indonesia. Saatnya Indonesia maju dan rakyatnya sejahtera. 

(john prasojo)