TEMU WICARA



POLITEKNIK ATMI Surakarta merupakan sekolah teknik, namun demikian, perhatian pada subjek pendidikan, yakni mahasiswa dan orang tua, mendapat perhatian yang serius. Berbagai kegiatan dilakukan agar pendidikan bisa dijalankan dengan baik. Sebelum memasuki perkuliahan, orang tua mahasiswa baru mendapat kesempatan untuk mengikuti kegiatan TEMU WICARA.

 

Kegiatan ini merupakan sarana yang efektif untuk menjelaskan kepada orang tua mengenai sistem pendidikan di ATMI, model pembelajaran teori dan praktik, sistem penilaian, sistem pendampingan mahasiswa, dan sistem pembiayaan, dll.

Kegiatan TEMU WICARA diadakan agar orang tua bisa terlibat aktif dalam penuntasan pembelajaran anak-anaknya. Sistem pembelajaran di ATMI berbeda dari sistem pembelajaran di kampus-kampus lain, oleh karena itu membutuhkan kerjasama yang baik antara mahasiswa, institusi dan orang tua. Melalui sinergitas ketiga unsur ini, diharapkan kesulitan yang dihadapi mahasiswa bisa dipecahkan. Orang tua perlu mengetahui sistem atau model pendidikan di ATMI sehingga bisa mengambil perannya dalam penuntasan pembelajaran anak-anaknya.

          

Pada perjalanan perkuliahan seringkali terjadi kendala-kendala misalnya semangat belajar mahasiswa yang menurun, pesimisme mahasiswa dalam menyelesaikan perkuliahan, kehilangan orientasi, permasalahan-permasalahan mahasiswa yang terjadi selama perkuliahan. Dengan kegiatan TEMU WICARA ini orang tua mahasiswa bisa membantu institusi dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang dihadapi mahasiswa.

          

Kegiatan tour bengkel sebagai upaya mengenalkan sistem pembelajaran di ATMI
sekaligus mengenalkan hasil karya prodi TMK

Kegiatan TEMU WICARA ini juga memberi kesempatan kepada orang tua untuk mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya tentang ATMI sekaligus memberi masukan agar sistem pembelajaran di ATMI bisa berjalan dengan baik, sesuai tuntutan zaman. Tidak bisa dipungkiri bahwa generasi zaman now itu berbeda dengan generasi-generasi sebelumnya, oleh karena itu membutuhkan model pendampingan yang berbeda.

        

        

Wadir, kaprodi, dosen, instruktur dan karyawan pendukung kegiatan Temu Wicara

 

 

 

 


15 Jul 2019 | by Yohanes Budi Prasojo